
Malam Puncak 100 Kataman Al-Qur’an Program Keagamaan MA NU TBS Kudus Berlangsung Khidmat

Kudus, 11 Januari 2026 M / 22 Rajab 1447 H –
Program Keagamaan (PK) MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus menyelenggarakan Malam Puncak 100 Kataman Al-Qur’an pada Ahad malam, 22 Rajab 1447 H bertepatan dengan 11 Januari 2026 M. Kegiatan yang berlangsung di Halaman MA NU TBS Kudus ini berjalan dengan penuh kekhidmatan dan nuansa spiritual yang mendalam pasca diguyur hujan.
Acara ini dihadiri oleh Romo Kyai, dewan guru, serta seluruh murid Program Keagamaan (PK) MA NU TBS Kudus sebagai wujud syukur dan ikhtiar melanggengkan tradisi cinta Al-Qur’an di lingkungan madrasah dalam rangka 100 tahun usia Madrasah TBS tercinta.
Rangkaian Acara Penuh Makna
Malam puncak dimulai dengan pembacaan Maulid Nabi oleh Grup Rebana Es Salafy TBS Kudus, yang menambah semarak dan kekhusyukan suasana. Acara kemudian dilanjutkan dengan iftitah majelis oleh KH. M. Arifin Fanani.
Pembacaan ayat suci Al-Qur’an disampaikan oleh Yaqtade Bennadzir Muhammad bin Mahbub santri asal Rembang, dilanjutkan dengan Pembacaan Khotmil Qur’an oleh Zuonesh Ajy Sakka putra bapak Ahmad Zubed Pujiyono asal Jepara. sebagai puncak rangkaian kataman. Suasana semakin khidmat dengan tahlil yang dipimpin oleh KH. Hasan Fauzi dan doa tahlil oleh KH. M. Ulil Albab Arwani.
Mau‘idhah Hasanah
Pada sesi mau‘idhah hasanah, KH. Ahmad Arwan menyampaikan pesan penting tentang nilai-nilai adab dan kemuliaan dalam Islam. Beliau menekankan bahwa Allah Subhanahu wa Ta‘ala memerintahkan umat Islam untuk memuliakan tiga golongan, yaitu orang tua, orang alim, dan ahli Al-Qur’an, sebagaimana ungkapan hikmah yang masyhur dari Nabi Muhammad ﷺ:
مُرُوا أُمَّتَكُمْ بِإِكْرَامِ ثَلَاثَةٍ الْوَالِدَيْنِ، وَالْعَالِمِ، وَحَامِلِ الْقُرْآنِ
“Perintahkan umatmu, wahai Muhammad, untuk memuliakan tiga golongan: orang tua, orang alim, dan pembawa (ahli) Al-Qur’an.” Pesan tersebut relevan dengan ruh kegiatan 100 Kataman Al-Qur’an, yakni menumbuhkan generasi yang berilmu, beradab, dan berpegang teguh pada Al-Qur’an.











Sambutan dan Penutup
Acara dilanjutkan dengan sambutan panitia oleh Muhammad Fahrul Ulum, bersambung sambutan Pembina Program Keagamaan oleh KH. Nur Chamim, Lc., P.Gd., M.Pd., serta sambutan Kepala MA NU TBS Kudus yang diwakili oleh KH. Noor Yasin, S.Ag., M.Pd. Seluruh sambutan menegaskan komitmen madrasah dalam menjaga tradisi keilmuan, keagamaan, dan penguatan karakter santri. Dengan terselenggaranya Malam Puncak 100 Kataman Al-Qur’an ini, diharapkan MA NU TBS Kudus semakin kokoh sebagai madrasah pencetak generasi Qur’ani, berilmu, dan berakhlakul karimah. [rosidi]


